Para penumpang kapal feri

Para penumpang kapal feri Bahuga Pratama di dermaga 1 Pelabuhan Penyeberangan Merak dilanda kepanikan. Sebab salah satu generator terbakar, sehingga menimbulkan percikan api.

Akibatnya, ruang bawah kapal diselimuti asap tebal. Para penumpang yang sudah berada di dalam kapal langsung berhamburan keluar dari kapal Bahuga Pratama.

Peristiwa itu terjadi ketika kapal sedang melakukan kegiatan muat penumpang dan kendaraan di dermaga 1 dengan tujuan ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Mesin generator kapal sebelah kiri kapal mati akibat tersiram bahan bakar kapal jenis solar. Siraman solar ke mesin menimbulkan percikan api disertai kepulan asap tebal.

Untuk mengatisipasi terjadinya kebakaran seluruh penumpang dan kendaraan yang sudah berada di dalam lambung kapal dikeluarkan kembali. Akibat kejadian tersebut, pelayanan bongkar muat di dermaga 1 pelabuhan terpadat di Indonesia ini terhambat dua jam.

"Karena, generatornya tidak bisa digunakan akibat ada kerusakan kapal harus lego jangkar tidak melanjutkan pelayaran," kata Kasi Kesyahbandaran Adpel Banten Thomas Chandra, di Merak, Jumat, 18 Maret 2011.

Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa maupun material. Untuk kelancaran proses bongkar muat di dermaga 1, kapal Bahuga Pratama langsung lego jangkar di perariran Merak.

Sementara truk angkutan barang yang akan menuju ke Pelabuhan Merak, masih harus antre sebab seluruh areal parkir di dalam pelabuhan padat. Antrean kendaraan keluar pelabuhan hingga mencapai Cikuasa Atas. PT ASDP Indonesia Ferry saat ini mengoperasikan 21 kapal di lintasan Merak-Bakauheni. Demikian Catatan Online tentang Para penumpang kapal feri.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel