Pemerintah Republik Indonesia

Pemerintah Republik Indonesia yang dalam hal ini diwakili oleh Kementerian Luar Negeri, menyatakan pihak tidak kecolongan dalam masalah WikiLeaks. Menurut Menlu Natalegawa hal ini adalah kecerobohan Pemerintah AS sendiri.

Menlu pun mengimbau para diplomat Indonesia agar bisa menjaga sikap, termasuk juga harus mampu membedakan mana fakta dan pandangan. Hal terangkum dalam wawancara dengan Menlu di Kantor Kementerian Luar Negeri di Jakarta, hari ini.

Mengenai bocornya WikiLeaks, apakah pemerintah merasa kecolongan?
Tidak, kami tidak kecolongan. Status kawat data mentah, tidak dapat dikonfirmasi, dan tidak cerminkan posisi Pemerintah AS. Saya sendiri sudah mengetahui tentang berita ini malam lalu.

Mereka terima data mentah dan tidak ada rekomendasi. Indonesia bukan terkejut. Memang ada ribuan kawat yang akan dipublikasikan, kita tidak terkejut tapi tidak bisa terima sesuatu yang tidak mendasar.

Sistem kerja mereka, mereka kirimkan semua informasi yang didapat dan lagsung kirim ke Washington. Kalau kaya anda ngobrol-ngobrol di acara resepsi, makan malam, mereka dengar informasi, pandangan, gunjingan, mereka laporkan ke Washington.

Untuk itu kami akan mengimbau para diplomat untuk menjaga sikap mereka. Setiap perwakilan benar-benar lakukan fungsi kontrol. Saya kira kita harus bisa bedakan mana fakta mana pandangan.
Kita terus pantau yang dikeluarkan oleh WikiLeaks kita tidak akan buat komen, kita liat kadar persoalannya.
Kalau memang sesuatu yang sangat mendasar misal mereka nyatakan posisi negara A padahal B karena itu fakta, ya kita harus tanggapi karena tidak benar. Kita harus tanggapi kadar persoalan karena ini sudah menyangkut fakta meski sifatnya gunjingan.

Apakah penguakan WikiLeaks ada kaitannya dengan kunjungan Direktur FBI ke KPK beberapa waktu lalu?
Saya rasa tak ada hubungnan. Ini menunjukkan bagaimana Indonesia dan AS sama-sama memerangi tindakan-tindakan yang tidak dibenarkan seperti korupsi.

Apakah dokumen yang dibocorkan ini sifatnya rahasia?
Saya tidak tahu klasifikasi dokumen mereka mana yangg dijaga atau tidak. Kita hanya bisa berpijak dengan statement pihak Pemerintah AS dalam konferensi pers tadi.

Akan ada lagi bocoran WikiLeaks tentang Indonesia?
Saya tidak tahu mengenai hal ini, karena dokumen WikiLeaks masih banyak yang belum di keluarkan. Saya kira setiap negara mendapatkan giliran. Demikian Catatan Online tentang Pemerintah Republik Indonesia.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel