Hujan yang terus mengguyur Kabupaten Enrekang

Hujan yang terus mengguyur Kabupaten Enrekang dua pekan terakhir menyebabkan banjir di sejumlah wilayah di daerah itu. Sebanyak 40 rumah warga di Kecamatan Cendana terendam banjir. Banjir juga merusak lahan pertanian warga seluas 150 hektare.Sebuah jembatan gantung di Tungka-Galung di Kecamatan Enrekang nyaris putus,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Benny Mansjur di ruang kerjanya kemarin. Luasan banjir hampir meliputi Kecamatan Cendana, Kecamatan Enrekang. Untuk wilayah dalam kota, daerah yang terkena banjir meliputi Kelurahan Galonta, Juppandang, dan Kelurahan Leoran dan Desa Pinang.

Wilayah luar kota, banjir menimpa wilayah Pannete dan Garege di Kecamatan Cendana, Maroangin, di Kecamatan Maiwa. Selain menghitung kerugian material dan jumlah korban,BPBD juga telah mengusulkan ke provinsi dan Pemerintah Pusat untuk membantu dana penanggulangan bencana alam. Mengenai jembatan gantung, untuk sementara langkah darurat yang ditempuh adalah segera memperbaiki jembatan gantung di Galing yang nyaris putus karena ini sarana vital yang menghubungkan warga desa dengan arus trans ke kota.

“Kami minta ke provinsi sekitar Rp350 juta. Dana ini tidak termasuk seluruh komponennya seperti fondasi,”ujarnya. Jika ditotal, panjang jembatan sebesar 160,40 meter itu nilainya bisa ratusan juta dan sementara diusulkan ke pusat melalui provinsi. Dalam pemetaan wilayah banjir, terparah ada di Kecamatan Enrekang bagian barat dan Kecamatan Cendana.

Camat Cendana Arlan Razak mengungkapkan, telah dibangun 25 posko penanggulangan bencana alam yang melibatkan seluruh warga di setiap dusun di seluruh Kecamatan Cendana. Posko tersebut selalu online guna memantau daerah-daerah yang rawan banjir, kemudian segera dilaporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah.

Posko yang disiagakan ini sebagai langkah antisipasi karena wilayah Cendana termasuk lokasi yang rawan bencana alam selain banjir, juga longsor.“Saya libatkan semua warga menjadi petugas pemantau bencana alam,”tandas Arlan Razak. Demikian Catatan Online yang berjudul Hujan yang terus mengguyur Kabupaten Enrekang.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel