Jasad Jimi bin Suherman

Jasad Jimi bin Suherman, 9, warga TanahMasRT 31, Kelurahan Tanah Mas,KecamatanTalang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, yang tenggelam disungai Desa Talang Buluh Kecamatan Talang Kelapa, Minggu (1/5) sekitar pukul 10.00 WIB,hingga kemarin sore belum juga ditemukan. Pantauan di lapangan, tim SAR dibantu warga dan penyelam tradisional dari Kecamatan Pemulutan,Kabupaten Ogan Ilir, terus melakukan pencarian jasad siswa kelas III Sekolah Dasar Negeri (SDN) 135 Palembang tersebut.

Sebagian anggota tim penyelamat memperkirakan jasad korban masih tersangkut di akar tanaman air di danau tersebut. Salah seorang pawang, Senen, 58, menduga, korban terseret arus sungai sejauh 150 meter dari titik awal jatuh. Dalam pencarian, pihaknya terkendala banyaknya tumbuhan rawa yang menutupi sinar matahari meski kedalaman sungai hanya 4 meter. “Ini sudah satu hari, saya perkirakan korban sudah mulai timbul, hanya tebalnya akar tanaman menghambat jasad korban ke permukaan,”kata Senen.

Anggota Polair Polda Sumatera Selatan Bripka Karyadi menambahkan, dalam proses pencarian,pihaknya menurunkan lima personel yang dibantu anggota Polair Polres Banyuasin dan Polsek Talang Kelapa. “Kita juga menggunakan satu unit perahu karet untuk mobilitas melintasi rawa yang padat akar tanaman,”jelas dia di lokasi pencarian kemarin. Ayah korban, Suherman, 40, yang masih tampak tegar mengikuti upaya pencarian jasad putranya, menuturkan, korban tidak pernah bermain ke sungai.Anak kedua dari tiga bersaudara ini tidak suka jauh dari rumah.Hanya saat kejadian, anaknya diajak temannya untuk bermain ke sungai.

“Mau bagaimana mana lagi, saya pasrah.Padahal, dia (korban) merupakan harapan keluarga dan anak satu-satunya,” kata Suherman sambil menambahkan, anaknya tidak pernah bermain terlalu aktif. Sebelum dikabarkan tenggelam, korban sempat membantunya membuat kandang ayam sebagaimana pesanan korban. “Dia juga sudah diperingatkan ibunya untuk tidak bermain jauh. Kami dapat kabar dari teman bermainnya yang bilang kalau korban terpeleset di sungai dan terbawa arus pada Minggu pagi,”ujar Suherman. Kepala Desa (Kades) Talang Buluh Erna Susilawati mengatakan, kejadian orang tenggelam di Sungai Talang Buluh merupakan kejadian yang pertama sehingga cukup menghebohkan warga sekitar.

“Karena ini yang pertama terjadi sehingga antusias warga untuk membantu dan melihat kejadian sangat banyak. Kita hanya bisa berdoa, orang tua korban diberi ketabahan,”tukasnya. Kapolres Banyuasin AKBP Ahmad Zainuddin melalui Kapolsek Talang Kelapa Kompol Himawan Bagus Riyadi yang menyaksikan pencarian mengatakan, pihaknya akan terus berusaha membantu mencari jasad korban. Demikian Catatan Online yang berjudul Jasad Jimi bin Suherman.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel