Sebanyak 31.597 wajib pajak

Sebanyak 31.597 wajib pajak (WP) Badan di Sumsel -Babel dipastikan dikenai denda sebesar Rp1 juta. Penyebabnya, mereka belum menyampaikan SPT hingga batas akhir penyerahan 30 April lalu. Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Dukungan Teknis dan Konsultan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kantor Wilayah Sumsel dan Kepulauan Babel Yulianingsih di ruang kerjanya kemarin.

Menurut Yuli, jumlah WP badan yang didenda itu cukup besar karena mencapai 73% dari total keseluruhan WP badan sebanyak 43.200 WP. “Sampai batas terakhir penyampaian Sabtu, 30 April pukul 19.00 WIB, yang tercatat baru 26,8%. Nah, yang menyampaikan lewat dari tanggal tersebut akan didenda,” ujar Yulianingsih. Jika dibandingkan pada 2010, tingkat kepatuhan WP badan lebih rendah.

Pada tahun lalu,dari 41.600 WP badan yang terdaftar, sekitar 12.500 atau 30% di antaranya menyampaikan SPT tepat waktu. “Untuk tahun ini, kita masih tunggu sampai tiga bulan ke depan.Sebab ada juga yang menyampaikan SPT lewat pos, terutama yang dari luar daerah. Mudah-mudahan (tingkat kepatuhan) meningkat,” kata Yulianingsih. Sebelum memutuskan pemberian denda, pihaknya akan memeriksa terlebih dahulu status dan kondisi 31.597 badan yang belum menyampaikan SPT tersebut. Sebab, berdasarkan pengalaman tahun lalu, banyak badan yang tidak menyampaikan SPT karena sudah tidak beraktivitas lagi. “WP Badan itu biasanya jarang melapor kalau pro-yeknya selesai. Jadi tetap terdaftar nah ini kantentu tidak bisa lagi didenda.

Dihapus begitu saja juga tidak bisa karena ada mekanisme khususnya,” kata Yulianingsih. Setelah melakukan proses pemilahan, pihaknya baru akan diberikan semacam surat teguran untuk segera menyerahkan SPT, yang kemudian disusul dengan surat tagihan pajak (STP). Untuk proses penagihan denda akan dilakukan langsung oleh masingmasing KPP WP berdomisili. Berdasarkan pengamatan pihaknya, keengganan WP Badan melapor SPT terdiri dari banyak alasan salah satunya karena merasa usahanya masih kecil. Padahal, jika suatu usaha sudah mengantungi izin yang dilengkapi surat dari notaris, usaha tersebut sudah dikategorikan sebagai badan dan harus membayar pajak.

Sementara itu, Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas DJP Kanwil Sumsel Babel Adinur Prasetyo sebelumnya mengatakan, tahun ini pihaknya optimistis merealisasikan target pajak senilai Rp7,9 triliun. Karena itu, pihaknya akan mengambil langkah proaktif dengan terus melakukan penagihan kepada wajib pajak (WP) yang dinyatakan menunggak sehingga realisasi angka penerimaan pajak benar-benar optimal Bahkan, untuk lebih menekankan penerimaan pajak, pihaknya juga akan memfokuskan diri pada optimalisasi penerimaan pajak yang terbilang masih sangat rendah, yakni khususnya pada sektor perkebunan dan perdagangan. Demikian catatan online yang berjudul Sebanyak 31.597 wajib pajak.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel