Sekitar 50 truk batu bara berhasil terjaring razia

Sekitar 50 truk batu bara berhasil terjaring razia yang digelar Dinas Perhubungan (dishub) dan Polresta Palembang di depan Terminal Karya Jaya kemarin. Puluhan truk yang memuat batu bara ini ditangkap karena ditengarai akan melintas di jalan dalam kota pada siang hari. Kepala Dishub Kota Palembang Masripin mengatakan, razia ini digelar sebagai tindak lanjut dari kesepakatan bersama antara Dishub dan pengusaha batu bara beberapa waktu lalu, yang melarang angkutan batu bara melintas di jalan kota pada siang hari.

Berdasarkan kesepakatan rapat antara Dishub dan para pengusaha batu bara, pada siang hari mulai pukul 06.00–17.00 WIB, truk tidak boleh melintas di dalam kota. Mereka hanya diperbolehkan melintas pukul 18.00–05.00 WIB,” jelas Masripin di selasela razia kemarin. Kesepakatan melarang angkutan batu bara melintas pada siang hari diambil karena dikhawatirkan akan menyebabkan kemacetan.

Pasalnya, angkutan tersebut biasanya melintas dengan berkonvoi. Selain itu, jika dibiarkan masuk ke dalam kota, truktruk tersebut dikhawatirkan akan merusak jalan. Sebab, sebagian di antaranya ditengarai kerap membawa muatan melebihi sumbu muatan terberat (SMT). ”Sesuai aturan truk batu bara yang standar itu MST 8 ton, truk besar 12 ton,jika melebihi itu mereka akan merusak jalan,”imbuhnya. Ke-50 truk yang terjaring razia kemarin, lanjut dia, terlebih dahulu akan diperiksa izinnya.Sebab,dari data yang mereka miliki, truk batu bara yang beroperasi di Sumsel berjumlah 1.340 truk.

”Jika ternyata ditemukan ada truk yang tidak punya izin operasi maka akan kita tindak sesuai dengan aturan yang berlaku,” katanya. Sementara bagi truk yang memiliki izin resmi, kata Masripin, tidak akan dikenakan sanksi. Pihaknya hanya memberikan peringatan kepada para pengemudi untuk kemudian dilepas kembali. ”Mereka kita amankan dan diberikan surat peringatan saja, nanti pukul 18.00 WIB mereka kita lepas lagi untuk melanjutkanperjalanan,” katanya.

Kepala Terminal Karya Jaya Kms Fauzi Azzali menambahkan, razia terhadap angkutan batu bara sudah dilakukan sejak Kamis (28/4),sehari setelah adanya kesepakatan bersama antara Dishub dengan pengusaha batu bara. Razia ini akan terus dilakukan setiap hari. Demikian catatan online yang berjudul Sekitar 50 truk batu bara berhasil terjaring razia.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel