Ujang Herni

Ujang Herni, 22, warga Desa Pulau Panggung, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muaraenim, tewas tertimbun tanah longsor di areal tambang batu bara rakyat ilegal sekitar pukul 15.00 WIBkemarin. Korban tertimbun tumpukan tanah sekitar satu kubik dari atas tebing tempat lokasi penambangan batu bara ilegal. Lokasi penambangan batu bara ilegal berada di seberang anak Sungai Beban Burung, Desa Pulau Panggung. Saksi korban Sukiman, 40, warga yang sama mengatakan, saat kejadian dirinya telah memperingatkan korban untuk tidak menggali batu bara di bawah tebing itu.“Aku sudah ngomong dengan dio kalu tanah ditempat dio gali itu sudah bergerak jadi pindahlah,”ujar Sukaiman, dirumah duka kemarin.

Selang tak lama kemudian, tiba-tiba tanah dan bongkahan batu bara langsung longsor dari atas dan menimbun tubuh korban. Karena tidak mampu mengangkat korban yang tertimbun, akhirnya dia meminta pertolongan warga sekitar. Namun, nahas korban tidak bernyawa lagi setelah diangkat dari lokasi longsor. Camat Tanjung Agung Rustam Effendi saat ditemui di lokasi kejadian mengatakan, dirinya bersama aparatur desa setempat sudah berkali-kali memberikan sosialisasi dan peringatan kepada masyarakat untuk tidak melakukan penambangan batu bara ilegal,tetapi warga tidak mengindahkannya. “Sosialisasi sejak dua tahun yang lalu pak sudah kami lakukan bersama unsur tripika kecamatan dan desa.

Bahkan, setiap hari Jumat menjelang salat kami aparatur kecamatan dan desa memberikan sosialisasi kepada masyarakat,”jelas Rustam. Sementara itu, anggota DPRD Muaraenim Liono Basuki mengatakan, pemerintah harus proaktif dan memberikan sanksi tegas terhadap illegal mining batu bara yang ada di masyarakat. “Ini jadi catatan penting illegal mining yang tidak ada izin memberikan bahaya yang cukup besar bagi para penambang. Sehingga, pemerintah harus proaktif memberikan solusi terkait penambangan rakyat,” tegas politikus PDIP ini.

Terpisah, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Muaraenim,Ajun Komisaris Polisi (AKP) Djoko Julianto mengatakan, pihaknya telah menerima laporan tewasnya anggota masyarakat di tambang ilegal batu bara. “Kita lakukan penyelidikan intensif dan segera saksi-saksi yang bekerja sama korban saat kejadian,”pungkas Djoko. Demikian catatan online yang berjudul Ujang Herni.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel