Cabang olahraga (cabor) karate

Cabang olahraga (cabor) karate yang merupakan andalan Sulawesi Selatan (Sulsel) di Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas). Tidak berlebihan apabila cabang ini berhasil menyapu bersih tiga kelas dengan perolehan emas yang melaksanakan partai final kemarin.

Tiga kelas pertama yang menggelar final tersebut di antaranya kata perorangan putra dan putri serta kumite - 55 kg putra. Karateka Sulsel A Tommy Aditya mampu menyumbangkan medali emas dari nomor kata perorangan putra. Sementara di nomor kata perorangan putri, karateka Sulsel Ririn Resna mampu mencapai hasil maksimal dengan merebut emas.

Hasil ini dilengkapi capaian karateka Sulsel Dhuhril Ramadhan yang kembali menambah perolehan medali karate setelah berhasil menumbangkan karateka asal Aceh di final. Pelatih Karate Sulsel Nukman Lahamang mengatakan, di nomor kata perorangan putri atlet DKI Jakarta sebenarnya menjadi unggulan pertama dan menargetkan emas.

Namun, Ririn mampu tampil lebih baik dan merebut emas kedua untuk karate di Pomnas sampai kemarin. Sebenarnya DKI sangat mengandalkan atletnya di nomor kata perorangan putri. Tetapi ternyata, atlet kami mampu tampil lebih baik dan mendulang emas,“ ungkapnya. Menurut Nukman,dia tak pernah membebankan para atletnya untuk berburu emas.

Dia mengaku berupaya mengoptimalkan permainan para karateka saja. “Karate itu sulit ditebak. Seperti kata perorangan putri. Banyak faktor bisa memengaruhi permainan sehingga saya hanya minta para atlet bisa bermain dengan tenang dan serius,“ ujarnya. Penyisihan kelas -55 kg putra yang baru digelar kemarin dan melaksanakan final sorenya kembali mengulang perolehan emas bagi Sulsel.

Saat ini Sulsel tengah menunggu hasil dari penyisihan kumite -60 kg putra.Nukman optimistis kembali mampu memperoleh hasil maksimal di nomor tersebut. “Setelah menyelesaikan kata perorangan dan kumite -55 kg putra,saat ini karateka kami tengah mengikuti di kumite -60 kg putra.Kami yakin bisa mencapai hasil maksimal lagi di kelas ini,“ katanya.

Menurut Nukman,Sulsel masih menyisakan beberapa kelas andalan, seperti di kata beregu putra. Para atlet di nomor tersebut diyakini akan kembali mendulang emas untuk Sulsel. “Masih ada beberapa kelas yang kami harap bisa mendulang emas. Namun, memang pertandingan menyelesaikan setiap kelas dari penyisihan sampai final. Sementara ada 15 nomor yang kami ikuti di Pomnas ini,“ katanya.

Nukman menargetkan,cabor karate kembali akan menjadi penyumbang medali terbanyak bagi kontingen Sulsel.Seperti pada beberapa pelaksanaan Pomnas sebelumnya. Sekretaris Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Nasional (Bapomi) Sulsel Abdul Rasyid mengatakan, Bapomi memang menjadikan karate ini sebagai salah satu cabor andalan.

Menurut dia, sulsel memang dikenal gudang atlet karate. “Memang kami berharap banyak sumbangan emas dari cabor ini, meskipun tentu juga dari cabor lain. Tapi memang, karate selalu menjadi langganan penyumbang emas tertinggi. Bahkan, juara pertama di cabornya pada pelaksanaan Pomnas,“ katanya. Demikian Catatan Online yang berjudul Cabang olahraga (cabor) karate.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel