Mardani H Maming

Bupati Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Mardani H Maming melalui Assisten tiga bidang administrasi, ekonomi, sosial, dan budaya setempat, H Ambo Sakka, meminta kepada seluruh jamaah calon haji mempersiapkan diri semaksimal mungkin.

Permintaan itu disampaikan Ambo Sakka ditengah acara penutupan Bimbingan Manasik Massal terhadap para calon jamaah haji yang berlangsung di Batulicin, pusat ibukota Kabupaten Tanah Bumbu, Kamis.

"Kami menyarankan para calon jamaah haji dapat lebih melakukan persiapan diri secara prima. Sehinga, pada saat wukuf nanti tidak merasa kecapekan dan masih punya banyak tenaga," katanya.

Menurut Ambo Sakka, selain wukuf ditanah Tanah Suci kegiatan yang banyak waktu adalah saat ibadah haji adalah pelaksanaan towaf. Dengan persiapan yang prima diharapkan calon jamaah tidak mengalami hambatan saat berada di Mekkah sehingga meraih predikat haji yang Mabrur (diridhoi Tuhan Yang Maha Kuasa).

"Kalau haji kita Mabrur, Insya Allah bangsa ini aman. Jadi tergantung bagaimana caranya kita mengubah pola pikir agar rukun Islam ke lima itu dapat di implementasikan dalam kehidupan yang lebih baik," jelas Ambo Sakka.

Pada kesempatan itu, Kepala Kantor Kementerian Agama, Kabupaten Tanah Bumbu, Jamaluddin, juga mengatakan jumlah calon jamaah haji asal Kabupaten Tanah Bumbu tahun ini mencapai sekitar 95 orang. Ditambah kuota tambahan dari pemerintah pusat sebanyak lima orang, sehingga seluruhnya genap berjumlah 100 orang.

"Namun, satu orang diantaranya mutasi ke Makasar untuk bergabung keluarganya dana berangkat haji dari sana," jelas Jamluddin dalam acara tersebut.

Para calon jamaah haji, tambahnya, rencana diberangkatkan menuju Tanah Suci melalui embarkasi Banjararbaru menggunakan Pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA 8108.

Jumlah jamaah akan digabung dengan calon jamaah haji asal Kabupaten Kotabaru yang berjumlah sekitar 200 orang dan dipastikan akan kembali tiba ke tanah air pada 30 November 2011 menggunakan jenis pesawat yang sama dengan nomor penerbangan GA 8208.

Penggabungan calon jamaah dengan kabupaten lain dimaksudkan untuk memenuhi kuota kloter penerbangan yang kapasitas keberangkatanya mencapai sekitar 320 orang.

Namun untuk kuota tambahan dari pemerintah pusat yang berjumlah lima orang rencana diberangkatkan melalui kloter 17 pada 30 Oktober 2011.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel