Melibatkan Mantan Juru Bayar PT Pos Harun Allo

Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba segera melimpahkan berkas kasus korupsi PT Pos Indonesia Cabang Bulukumba ke ke Pengadilan Negeri (PN) Bulukumba. Kasus ini melibatkan mantan juru bayar PT Pos, Harun Allo. Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Bulukumba Muhammad Ruslan Muin mengungkapkan, saat ini, pihaknya sedang melengkapi berkas, termasuk mendatangkan saksi ahli dari PT Taspen.“Kami sudah menerima surat dari BPK. Mereka memerintahkan melanjutkan kasus PT Pos ini,” ungkap Ruslan,kemarin.

Pihaknya bahkan menjadikan kasus ini sebagai prioritas untuk diselesaikan. Dia menargetkan bulan ini sudah ada hasilnya.“ Kami akan berkonsentrasi ke perlengkapan berkasnya dulu sebelum dilimpahkan. Sebab, ini menjadi target utama kami untuk diselesaikan,” ujar Ruslan. Diketahui, Harun Allo, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus PT Pos Bulukumba ini.Dia diduga menambah jumlah penerima pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) di luar daftar sebenarnya. Bukan hanya itu, pegawai yang sudah meninggal juga diusulkan masuk sebagai penerima gaji pensiunan.

Terpisah, aktivis Forum Komunikasi Pemuda dan Pelajar (FKPP) Bulukumba, Asdar Sakka, mengemukakan,pihaknya mendesak kejari segera menuntaskan kasus PT Pos Bulukumba.“Kejari perlu serius memproses kasus ini. Jangan dibiarkan mengendap,” ujar dia.

Dia menambahkan, keseriusan diperlukan oleh penegak hukum di daerah ini sebab sejauh ini ada beberapa kasus yang belum terselesaikan, termasuk kasus pin emas anggota DPRD Bulukumba.“Proses pengusutannya tidak boleh pilih kasih. Tetapi, siapa pun yang terlibat, hasus diproses berdasarkan aturan yang ada,” ujar Asdar.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel