15 Rumah di Jalan Dr Ratulangi Lorong Kebakaran

Sebanyak 15 rumah di jalan Dr Ratulangi lorong I RW/RT 001/002, Kelurahan Parang, Kecamatan Mamajang, Makassar, Sulawesi Selatan hangus dilalap si jago merah pada Rabu dini hari. Menurut informasi warga setempat, api mulai melalap sejumlah rumah petak sekitar pukul 23:35 Wita (Selasa) dan membesar kemudian menjalar ke rumah warga lainnya hingga pukul 00:20 wita (Rabu).

Sebanyak 16 mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk memadamkan kobaran api, dibantu warga sekitar, serta puluhan aparat kepolisian Sektor Mamajang untuk mengamankan lokasi kejadian. Sebelumnya, warga sempat histeris karena regu pemadam kebakaran dinilai lambat tiba di lokasi kejadian, mengakibatkan puluhan rumah tersebut habis terbakar. Petugas pemadam agak kesulitan mencapai titik api karena lokasi kebakaran berada di lorong yang hanya bisa dilalui satu mobil berukuran kecil.

"Pemadam terlambat datang, api sudah membakar beberapa rumah baru mereka datang, untung bisa dipadamkan," tutur Iwan warga setempat. Berdasarkan informasi, api diduga muncul ketika Syahrullah (ulla) keponakan Daeng Sija, diketahui sebagai pendagang bensin eceran di jalan Ratulangi, iseng bermain api yang kemudian terkena bensin dan secara cepat membakar sejumlah rumah di sekitarnya saat warga sedang beristirahat.

Api berhasil dipadamkan sekitar satu setengah jam kemudian, polisi sektor Mamajang dibantu Polrestabes Makassar saat ini sedang menyelidiki penyebab kebakaran. Salah seorang warga sekitar, Iqbal, mengaku melihat kepulan asap tebal disertai api kemudian tiba-tiba membesar dan melahap beberapa rumah di sekitarnya, beruntung rumahnya selamat karena berjarak lebih 300 meter dari titik api.

"Saya kaget dan langsung keluar rumah saat itu melihat asap tebal disertai api dan mendengar teriakan tetangga, ada api-api, kebakaran, kebakaran," katanya. Terlihat salah seorang bayi berhasil diungsikan ibunya dari rumahnya yang ludes terbakar. Tampak mobil ambulance milik RSUD Labuang Baji yang berdekatan dengan lokasi kejadian disiagakan untuk menolong apabila jatuh korban. Hingga berita ini diturunkan belum ada laporan korban jiwa dan luka ditemukan. Saat ini lebih dari 300 orang penghuni rumah yang terbakar masih mengungsi di lapangan tennis dan di sekolah tidak jauh dari lokasi kebakaran. Kerugian materil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel