Ancaman kejahatan Dunia Maya

Ancaman kejahatan dunia maya kini merambah perangkat bergerak seiring dengan pertumbuhan pengguna smartphone melalui virus dan ancaman "phishing" yang mengintai pengguna internet. "Pada kuartal pertama 2013, tercatat 22.750 modifikasi baru program berbahaya yang menyasar perangkat bergerak seperti smartphone dan komputer tablet," kata  Manajer Pengembangan Bisnis untuk Indonesia Kaspersky Lab Asia Tenggara Dony Koesmandarin di Jakarta, Kamis.

Dony mengatakan, jumlah tersebut hampir setengah dari total modifikasi 2012 yang tercatat 40.059 modifikasi. Dony mengemukakan, laporan terbaru Kaspersky Lab menyatakan jumlah pengguna internet yang menjadi korban serangan phishing (mengambil data orang lain dengan cara seakan-akan situs tersebut asli), dalam 12 bulan terakhir meningkat 87 persen menjadi 37,3 juta pengguna dari 19,9 juta pengguna.

"Facebook, Yahoo, Google dan Amazon menjadi situs yang paling sering digunakan oleh para penjahat dunia maya untuk mengelabui pengguna internet," ujar Dony. Menurut Dony, phishing yang awalnya hanya bagian dari spam, kini telah menjelma menjadi ancaman dunia maya tersendiri dan tumbuh pesat.

Para penjahat dunia maya, lanjut Dony, semakin pandai memanfaatkan berbagai peluang untuk menjalankan aksinya. "Rata-rata pengguna smartphone juga mengakses internet melalui perangkat yang mereka miliki. Hal ini semakin memperbesar peluang penjahat dunia maya untuk menginfeksi perangkat pengguna," demikian Dony.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel